Jumat, 03 Mei 2013

Biografi - Iwan Fals

enggaktau.com, biografi iwan fals, iwan fals muda, perjalanan musiknya
image : harianorbit.com
Enggaktau.com - Siapa yang enggaktau musisi satu ini. Ya, dia adalah Iwan Fals. Mempunyai nama asli Virgiawan Listanto. Iwan Fals lahir di Jakarta pada tanggal 3 September 1961. Iwan Fals adalah anak dari pasangan Haryoso (alm) dan Lies. Ayahnya yang bernama Haryoso (alm) merupakan seorang Kolonel Anumerta. Iwan Fals menikah dengan Rosanna (Mbak Yos) dan mempunyai anak yaitu Galang Rambu Anarki (alm), Annisa Cikal Rambu Basae, dan Rayya Rambu Robbani.

Iwan Fals merupakan legenda musik Indonesia. Lagu-lagu miliknya mayoritas menggambarkan kehidupan sosial dan budaya dari tahun 1970-an hingga sekarang. Bukan hanya itu, lagu-lalgunya juga merupakan kritik untuk para oknum-oknum Wakil Rakyat di negeri ini. Juga menggambarkan kepedulian terhadap kaum-kaum marjinal.

Kesederhanaannya mampu menjadi teladan untuk para penggemarnya. Bahkan penggermar fanatiknya mendirikan yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 untuk menyalurkan aktifitas para penggemarnya. Nama yayasan tersebut adalah Yayasan Orang Indonesia atau biasa disebut dengan Oi. Sampai sekarang cabang yayasan tersebut ada disetiap penjuru Nusantara.

enggaktau.com, biografi iwan fals, perjalanan hidup dan musiknya, iwan fals muda
Perjalanan musik Iwan Fals dimulai saat dia berusia 13 tahun dan masih duduk di bangku SMP. Saat itu dia aktif sekali mengamen di Bandung. Dia belajar bermain gitar dari teman-teman nongkrongnya.

Kemudian, Iwan Fals ke Jeddah, Arab Saudi, di KBRI selama 8 bulan dan bersekolah disana. Dia diajak oleh saudara orang tuanya yang gak punya anak. Disana hiburan yang ada untuknya hanyalah bermain gitar yang dia bawa dari Indonesia. Lagu Sepasang Mata Bola dan Waiya adalah lagu yang sering dia mainkan

Sewaktu Iwan Fals sekolah di SMP 5 Bandung, dia sudah menjadi gitaris dalam paduan suara di sekolahnya. Saat itu, dia juga sudah mampu membuat lagu sendiri dengan lirik-liri yang lucu. Dari situlah dia ingin pendengar lagu-lagunya menjadi lebih banyak. Jika ada hajatan seperti kawinan atau sunatan, dia datang untuk menyanyi.

Saat Iwan Fals sekolah di SMAK BPK Bandung, Iwan Fals diajak ke Jakarta oleh seseorang yang mempunyai kenalan produser di Jakarta. Kemudian, Iwan Fals menjual sepeda motornya untuk ke Jakarta bersama teman-temannya, yaitu Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul. Namun, album rekaman mereka tidak laku di pasaran. Akhirnya Iwan Fals kembali ngamen dan terkadang mengikuti festival. Dia pun mendapat juara di festival musik country. Setelah itu, Iwan Fals pun mengikuti festival lagu humor dan saat itu kebetulan mendapat nomor.

Lagu-lagu humor Iwan fals kemudian direkam oleh Almarhum Arwah Setiawan dan Diproduseri oleh Handoko. Nama perusahaannya adalah ABC Records. Iwan Fals rekaman ramai-ramai dengan Pepeng, Krisna dan Krip. Rekaman tersebut juga gak begitu sukses, hanya diminati dan dikonsumsi oleh kalangan anak-anak muda saja.

Akhirnya, Iwan Fals dapar rekaman di Musica Studio. Musiknya pun digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani Willy Soemantri. Sebelum di Musica, Iwan Fals telah rekaman sekitar 4 sampai 5 album. Saat itu, kegiatan mengamen Iwan Fals masih tetap dilakukannya, dan berhenti saat anak kedua yang diberi nama Cikal itu lahir pada tahun 1985.

Ketika masa Orde Baru, acara konser Iwan Fals banyak yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah karena lirik-liriknya yang kritis.

Nama Iwan Fals semakin meroket ketika dia bergabung dengan kelompok SMAWI dan merilis album bertajuk SMAWI pada tahun 1989. Dia berhasil mencetak lagu Bento dan Bongkar menjadi hits yang sangat fenomenal. Karirnya makin menanjak saja setelah dia bergabung dengan Kantata Takwa pada tahun 1990 yang didukung oleh Setiawan Djodi seorang pengusaha. Konser-konser Kantata Takwa pun dianggap konser musik terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia.