Kamis, 04 Juli 2013

[Ulasan Lengkap] Penjelasan Ilmiah Tentang Penyebab Aceh Sering Terjadi Gempa

penyebab-aceh-sering-terkena-gempa



Enggaktau.com - Aceh diguncang gempa lagi, pada hari selasa 02/07/2013. bahkan ada korban jiwa di wilayah Bener Meriah  dan sekitarnya. kali ini gempa berkekuatan 6,2 skala richter yang pusatnya berada dilaut dalam. 

Teringat kembali, peristiwa Gempa besar yang disusul Tsunami yang menelan banyak korban (semoga saja ini tidak akan pernah terjadi lagi), sebenarnya apa sih yang membuat Aceh sering mengalami Gempa? kenapa Aceh terkenan Gempa? dan apakah diwilayah Aceh ini ada hal yang belum kita ketahui tentang tata letak geografisnya? 

dikutip dari rumahbacaonline.com, menerangkan secara rinci dan lengkap kenapa sih sering terjadi Gempa, tidak hanya diaceh, melainkan diseluruh daerah atau wilayah yang ada di NKRI ini. 

telah banyak dilakukan Analisis oleh para ilmuwan, bahwa penyebab Gempa yang serng terjadi itu karena pulau sumatra ini terletak diatas Patahan dan Tumbukan Lempengan Australia dan Asia yang sering disebut "Lempengan Sumatra".  kita bisa bayangkan sendiri, ketika kita meletakkan sebuah benda diatas permukaan yang bisa bergeser kekiri dan kekanan. tentunya benda yang kita letakkan diatas permukaan tersebut akan ikut bergerak ketika kita menggerakkan permukaan tersebut secara tidak teratur atau berlawanan. 

Sama halnya dengan Patahan Sumatera ini, Patahan Sumatera adalah patahan aktif yang sudah bergerak sejak ribuan tahun lalu yaitu saat terbentuknya kepulauan Indonesia akibat adanya tumbukan tiga lempeng besar dunia sekitar 45,6 juta tahun yang lalu, yaitu  Lempeng Samudera Hindia-Australia yang bergerak relatif ke utara, lempeng Benua Eurasia yang bergerak keselatan dan Lempeng Samudera Pasifik yang bergerak ke Barat.


Perlu diketahui, Patahan Sumatera memiliki beberapa segmen yang di Aceh sudah terdeteksi melalui informasi peta geologi yang telah dipetakan oleh Cameron dkk (peta tersebut dipublikasi oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi/P3G - Departemen Pertambangan dan Energi). Bukti keberadaan patahan ini semakin diperkuat dengan kenampakan dari interpretasi foto udara maupun citra satelit (remote sensing).

Untuk wilayah Aceh Patahan Semangko ini terbagi  dalam beberapa segmen yaitu Patahan Lokop-Kutacane, Patahan Blangkeujeren-Mamas, Patahan Kla-Alas, Patahan Reunget-Blangkeujeren, Patahan Anu-Batee, Patahan Samalanga-Sipopoh, Patahan Banda Aceh-Anu, Patahan Lamteuba-Baro.

Patahan tersebut menyimpan energi yang besar dan apabila suatu saat energi tersebut dilepaskan maka akan menimbulkan gempa bumi. Apabila pelepasan energi tersebut secara tiba-tiba sekaligus inilah yang sangat berbahaya karena akan menimbulkan gempa yang dahsyat, namun kalau energi tersebut dilepas berangsur sedikit demi sedikit maka gempa yang ditimbulkan tidak terlalu berbahaya, bahkan kadang tidak dirasakan oleh manusia kecuali hanya tercatat oleh alat seismograf.  



sumber : 
[  Faizal Adriansyah, Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengda Aceh dengan perubahan seperlunya]